Saturday, October 30, 2010

INDONESIA SUPERVOLCANO Menanti Kiamat Dari Gunung Toba




Selama ini saya merasa di bohongi oleh Guru IPS, Sejarah, Geogarofi.Tak satupun dari mereka mengajarkan bahwa toba adalah Gunung berapi super Dahsyat ( Supervolcano ).Mereka hanya mengajarkan tentang keindahan danau toba yang tak lain adalah kaldera dari raksasa yg tertidur.


Beda Volcano dan Supervolcano adalah luas kantong magmanya yang dapat membentuk kaldera saat letusan.kaldera volcano hanya ratusan meter,sedangkan supervolcano bisa mencapai puluhan kilometer.Sejarah mencatat 3 kali letusan gunung toba yang mengakibatkan perubahan besar pada bumi.

1. Terjadi 840 juta tahun yg lalu,letusan ini menciptakan Kaldera diselatan toba yaitu didaerah Prapat dan Porsea

2. letusan kedua 500 juta tahun yg lalu menciptakan kaldera diutara toba yaitu didaerah Silalahi dan Haranggaol.

3. letusan ketiga adalah yang terdahsyat.terjadi 75.000 tahun yang lalu.Dahsyatnya letusan ini mampu melontar material vulkanik setinggi 10 km dari permukaan laut.dan memuntahkan 800 kilometer kubik debu diatmosfer, Letusan ini mengakibatkan kepunahan peradapan dunia dari Cina hingga Afrika atau 60 % populasi manusia saat itu.


Sebagai perbandingan Letusan Gunung berapi menurut USGS ( United States Geological Survey ) yang tercatat dalam Skala VEI ( Volcanic Explosivity Indeks) . Gunung Toba adalah yang terDahsyat ( Mega colossal) dengan VEI : 8 ( Setara 20000 bom atom Hiroshima ), Gunung Tambora VEI : 7 , dan Krakatau VEI:6. Bahkan Hal yang mengejutkan para Ahli adalah sebaran abu mencapai kutub utara.Hal ini memperkuat dugaan bahwa letusan dan gelombang lautnya yang menyebabkan musnahnya kehidupan Atlantis.

Berikut Daftar 10 Letusan Gunung api terdahsyat ( 5 terletak di Indonesia )
1. Gunung Toba ( Indonesia )

2. Gunung Laki ( Islandia )

3. Gunung Tambora ( Indonesia )

4. Gunung Krakatau ( Indonesia )

5. Gunung Mount Peele ( Prancis )

6. Gunung Ruiz ( Kolumbia )

7. Gunung Unzen ( Jepang )

8. Gunung Kelud ( Indonesia )

9. Gunung Papandayan ( Indonesia )

10. Gunung Mount Lamington ( Papua New guinea )

Friday, October 29, 2010

Kenapa Sujud mbah Maridjan menghadap selatan



Merapi meletus adalah kehendak Allah SWT.Tak ada mahluk terkuat dimuka bumi yang dapat menghalanginya.Tapi manusia sebagai mahluk yang diberikan kelebihan dari mahluk lain ,manusia diharapkan mampu berpikir untuk meminimalisir dampak yg ditimbulkan baik secara Tehnologi maupun secara keyakinan seperti yg dilakukan oleh Mbah Maridjan.
Sebagai juru kunci Mbah Maridjan memegang amanah untuk melindungi Keraton dari keganasan wedhus gembel gunung merapi.Amanah itulah yang dipegang keukeuh dipegang beliau.walau nyawa musti dikorbankan,Sukseskah Beliau menjalani amanah tersebut..??Yuk kita liat fakta yg ada saat letusan Gunung berapi 26 Okt kemarin
1. Ketika Merapi meletus Awan panas ( Wedus gembel ) bergerak kearah rumah Mbah Maridjan di Selatan gunung Merapi namun arah hujan pasir ke Utara atau lebih tepat ke Barat Laut yaitu arah Muntilan dan Magelang ( Utara Yogya ) dapat dipastikan Arah angin Justru dari Selatan Keutara.


2. Pada saat ditemukan ditemukan tim SAR posisi Mbah Maridjan sujud menghadap selatan ( Menghadap Arah Angin dari Selatan Keutara )
3. Ini berkaitan erat dengan Mitos segitiga Pantai Selatan-Kraton-Merapi

4. Apakah Mbah Maridjan mengunakan kekuatan selatan untuk meredam keganasan Wedus Gembel...Wallahualam...kenyataan Hujan debu meliputi kebumen,Purworejo,cilacap bahkan pangandaran....Untuk Yogya sendiri dampak tidak terlalu signifikan....Wedus gembel pun terhenti dilereng gunung.




 
Free Website templatesfreethemes4all.comLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesFree Soccer VideosFree Wordpress ThemesFree Web Templates